Peningkatan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus dengan Metode Relaksasi

Erika Dewi Noorratri, Ari Sapti Mei Leni

Sari

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolik menahun yang diakibatkan oleh  pankreas yang tidak memproduksi secara cukup insulin atau insulin yang diproduksi secara efektif tidak dapat digunakan oleh tubuh. Pada tahun 2012 Prevalensi diabetes melitus tergantung insulin di Provinsi Jawa Tengah sebesar 0,06 lebih rendah dibanding tahun 2011 (0,09%). Sukoharjo pada tahun 2014 melaporkan sebanyak 5.413 kasus meningkat dibandingkan kasus DM pada tahun 2013 sebanyak 5.052 kasus. Kualitas hidup sangat penting didalam mengelola sebuah penyakit, seperti penyakit DM. Kualitas hidup pasien DM dapat ditingkatkan melalui metode relaksasi. Tujuan Penelitian : Menganalisis peningkatan kualitas hidup pasien DM melalui metode relaksasi. Metode: metode Quasi Eksperimental. Rancangan penelitian pre-post group test design with control group.sampel penelitian ada 25 kelompok perlakuan dan 25 kelompok kontrol. Hasil: menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan kualitas hidup pasien DM terjadi peningkatan secara signifikan dari pertemuan pertama sampai keenam, dengan nilai p=0,000 (p< 0,05). Perlakuan relaksasi secara signifikan berpengaruh meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus, perlakuan kontrol tidak signifikan meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus dan perlakuan relaksasi lebih baik dalam meningkatkan kualitas hidup dibandingkan kontrol. Kesimpulan: Perlakuan relaksasi secara signifikan berpengaruh signifikan meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes melitus

Kata Kunci

DM; Kualitas hidup; Metode Relaksasi

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Kemenkes.2014.http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/infodatin/infodatin-diabetes.pdf

Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, 2012.http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KAB_KOTA_2012/3311_Jateng_Kab_Sukoharjo_2012.pdf

Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, 2013. http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KAB_KOTA_2013/3311_Jateng_Kab_Sukoharjo_2013.pdf

Profil Kesehatan Kabupaten Sukoharjo, 2014. http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KAB_KOTA_2014/3311_Jateng_Kab_Sukoharjo_2014.pdf

Yusra Aini. 2011. Hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien diabetes mellitus tipe 2 di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Fatmaawati Jakarta. Tesis. Universitas Indonesia. 2011.

Taluta ,Y. P.,Mulyadi, H. R., S. (2014). Hubungan tingkat kecemasan dengan mekanisme koping pada pendeerita diabetes mellitus tipe II di poliklinik penyakit dalam rumah sakit umum daerah Tobelo kabupaten Halmahera Utara. http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/4059

Indriyani, Puji,dkk. Pengaruh latihan fisik; senam aerobik terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita dm tipe 2 Di wilayah puskesmas bukateja purbalingga. Media Ners, Volume 1, Nomor 2, Tahun 2007.

Rusadi, Matrisno, dkk. 2012. Hubungan Pengetahuan dengan Kegagalan Pengobatan Tuberculosis di Puskesmas Antang Kecamatan Manggala Kota Makassar. Vol.1 No.1 Tahun 2012. ISSN : 2307 2531. Universitas Hasanudin Makasar

Erni Erawatyningsih, dkk. 2009. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ketidakpatuhan Berobat pada Pasien Tuberculosis Paru. Berita Kedokteran Masyarakat, Vol. 25, No. 3, September 2009

Hidayat, A,y. dan Ekaputri, Y.S.2015. Penerapan Teknik Napas Dalam Pada Pasien Diagnosis Keperawatan Ansietas Dengan Diabetes Mellitus Serta Tubercolosis Paru Di Ruangan Umum Rsmm Bogor. Jurnal Keperawatan Jiwa . Volume 3, No. 2, November 2015 http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVINSI_2012/13_Profil_Kes.Prov.JawaTengah_2012.pdf

Nurrohmah, L. 2014. Efektivitas pelatihan relaksasi untuk menurunkan stres penderita Diabetes mellitus tipe 2 .Tesis. UMS

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.